Kita sering merasa baik-baik saja. Shalat tidak pernah tertinggal, zakat ditunaikan, lisan pun terasa terjaga. Tapi, tanpa sadar dosa-dosa kecil mulai menyelimuti diri kita halus, nyaris tak terasa, tapi perlahan menumpuk.
Mungkin lewat ucapan yang menyakiti, namun kita
anggap “cuma bercanda.”
Mungkin lewat pandangan yang berlama-lama, tapi kita bilang “tidak sengaja.”
Mungkin lewat kelalaian pada waktu, pada amanah, pada hati yang diam-diam mulai
keras.
Dosa kecil itu tak
tampak berat, sampai ia tak lagi kecil karena terbiasa dibiarkan.
Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:
Jauhilah dosa-dosa kecil, karena jika berkumpul pada seseorang, maka ia akan membinasakannya. (HR. Ahmad)
Renungan ini bukan
untuk menyudutkan, melainkan mengingatkan:
Jangan biarkan dosa kecil terasa wajar. Jangan anggap ringan yang perlahan bisa menenggelamkan.
Mari istighfar lebih sering. Koreksi diri lebih jujur. Bersihkan hati sebelum
ia tertutup debu yang terus-menerus dibiarkan.
Karena hidayah itu
dekat bagi mereka yang ingin kembali. Dan ampunan Allah selalu terbuka bahkan sebelum kita meminta.
.png)
0 Komentar